ETALO Bone Drilling Module/Basics of Bone Anatomy and Drilling/id

| Bagian dari | Modul Pengeboran Tulang ETALO |
|---|---|
| Waktu yang dibutuhkan | 1 jam |
== Mengapa Kita Mengebor Tulang ==
Ikhtisar
Pengeboran tulang merupakan aspek penting dalam banyak prosedur bedah ortopedi. Metode bedah universal ini umumnya digunakan dalam fiksasi internal dan eksternal fraktur, pemasangan implan, rekonstruksi tulang, dan pencegahan infeksi tulang seperti pada osteomielitis. Tujuan utamanya adalah membuat lubang pada tulang yang akan digunakan untuk memasukkan sekrup atau pin, atau bahkan untuk membuat jendela di tulang sebagai jalur bagi isi intramedula untuk keluar dari rongga tertutupnya.
Anatomi tulang
Tulang merupakan bagian dari sistem rangka dan bertanggung jawab atas kekakuan somatik, penyimpanan mikronutrien, dan tempat sumsum tulang berada. Terdapat tiga jenis jaringan tulang, yaitu tulang kortikal (tulang kompak), tulang kanselus (tulang spons), dan tulang subkondral. Anatomi dasar tulang. Terdapat banyak jenis tulang (tulang panjang, tulang pendek, tulang pipih, tulang sesamoid, dll.), tetapi semuanya memiliki struktur dasar dan kandungan anatomi yang membentuknya. Kandungan pengikat tulang adalah jaringan ikat kalsifikasi yang sebagian besar terbuat dari garam kalsium fosfat dan kolagen.
Persyaratan untuk pengeboran tulang
Untuk mengebor tulang, seseorang memerlukan akses ke tulang melalui sayatan di kulit dan jaringan subkutan, dan terkadang melalui otot. Mengingat sifat tulang, instrumen yang digunakan harus mampu menembus sifat keras tulang.
- Mata bor
- Bor listrik atau manual
- Retraktor jaringan lunak untuk mencegah kerusakan jaringan lunak
Cara mengebor tulang
Hal ini ditunjukkan dalam video di bawah ini
Jebakan dalam pengeboran tulang
- Tergelincirnya mata bor yang mengakibatkan cedera pada jaringan lunak di sekitarnya termasuk otot, saraf, dan pembuluh darah
- Menusuk melalui korteks jauh yang mengakibatkan cedera pada jaringan lunak di sekitarnya
- Melemahkan integritas tulang sehingga mengakibatkan fraktur patologis tulang
- Osteonekrosis termal akibat kecepatan mata bor yang tinggi
- Osteomielitis akibat osteonekrosis
Kutipan Anatomi Tulang
- Clarke B. Anatomi dan fisiologi tulang normal. Clin J Am Soc Nephrol . 2008;3 Suppl 3(Suppl 3):S131-S139. doi:10.2215/CJN.04151206
- Dresing K, Lumpp B. Anatomi dan penyembuhan tulang. Referensi Bedah Trauma AO. https://aotrauma.aofoundation.org/-/media/project/aocmf/aotrauma/documents/education_pdf/orp_handout_english_bone-anatomy-and-healing.pdf?la=en&hash=649CD69C517A69BC8AAD00E448CA4C16948285ED
- Pandey RK, Panda SS. Pengeboran tulang: Tinjauan komprehensif. J Clin Orthop Trauma . 2013;4(1):15-30. doi:10.1016/j.jcot.2013.01.002
- Nicky Bertollo dan William Robert Walsh (2011). Pengeboran Tulang: Kepraktisan, Keterbatasan, dan Komplikasi yang Berkaitan dengan Mata Bor Bedah, Biomekanika dalam Aplikasi, Dr. Vaclav Klika (Ed.), ISBN: 978-953-307-969-1, InTech, Tersedia di: http://www.intechopen.com/books/biomechanics-in-applications/drilling-of-bone-practicality-limitations-and-complications-associated-with-surgical-drill-bits
| Penulis | ETALO |
|---|---|
| Lisensi | CC-BY-SA-4.0 |
| Kutip sebagai | ETALO (2021–2024). "Pengetahuan dan Kompetensi Inti: Dasar-Dasar Anatomi Tulang dan Pengeboran" . Appropedia . Diakses tanggal 9 Agustus 2025 . |

