Trellises/id

Teralis adalah struktur kayu berlubang dan berjeruji yang digunakan untuk menopang pertumbuhan tanaman agar tumbuh ke atas. Teralis juga dapat digunakan untuk menciptakan area privat di taman (seperti pembatas privasi atau ruang yang dipisahkan oleh dinding) atau untuk membentuk pemisah khusus antara area taman yang berbeda.
Terdiri dari palang horizontal dan penyangga vertikal, teralis sering ditempatkan di dekat struktur, seperti dinding atau pagar. Namun, teralis juga dapat berdiri bebas jika ditopang dengan baik. Teralis biasanya berbentuk persegi panjang atau persegi, tetapi dapat dibentuk menjadi bentuk lain. Teralis juga dapat dibentuk menjadi desain arsitektur artistik seperti pergola atau penutup jalan setapak.
Teralis sangat ideal untuk tanaman merambat dan tanaman yang suka menempel dengan cara melilit sesuatu. Ini termasuk tanaman menjalar, tanaman panjat, pohon buah-buahan, semak-semak, pohon muda, sayuran, dan bunga. Pohon buah-buahan dapat dirambatkan dengan metode espalier, yaitu metode untuk menahan pohon buah-buahan ke arah pertumbuhan tertentu dan terbatas (untuk memudahkan pengambilan buah dan menjaga ukuran pohon tetap terkontrol).
Bahan-bahan untuk teralis
Bahan-bahan umum untuk teralis meliputi willow, bambu, pinus (seringkali yang sudah diolah), kayu tipis, logam (kawat), monofilamen, bahan sintetis tahan air, dan barang-barang bekas. Teralis dapat dibeli jadi di toko perangkat keras, pusat taman, dan pembibitan, atau Anda dapat membuatnya sendiri menggunakan kayu yang ringan namun kuat. Teralis harus cukup kokoh untuk menopang tanaman saat tumbuh.
Menggunakan teralis sebagai trompe l'oeil
Teralis dapat digunakan dalam konteks taman untuk menciptakan trompe l'oeil. Ini merujuk pada "ilusi" di mana ruang taman dapat dibuat tampak lebih besar dari ukuran sebenarnya dengan penempatan teralis dalam pola desain yang menunjukkan kedalaman. Hal ini dapat dilakukan dengan bentuk teralis (seperti lengkungan yang terbuat dari teralis yang terpasang pada dinding polos berwarna tunggal, yang menunjukkan lubang untuk melangkah ke tempat yang lebih luas). Atau, dapat dilakukan dengan menggunakan cermin, seperti menempatkan cermin di tengah dan mengelilinginya dengan teralis sebagai pembatas, termasuk tanaman rambat. Cermin memantulkan kembali taman, membuatnya tampak seolah-olah ada lebih banyak ruang taman dan pembatas teralis memperkuat kesan ruang. Penggunaan trompe l'oeil dengan teralis ini cocok untuk dinding ujung atau pagar. Dalam hal penggunaan cermin, pastikan untuk menyembunyikan tepi cermin dengan baik di bawah tepi teralis, untuk memberikan kesan tanpa tepi dan dengan demikian meningkatkan ilusi kedalaman dan ruang.
Tanaman yang cocok untuk teralis
Banyak tanaman dapat memperoleh manfaat dari penanaman di sepanjang teralis. Berikut beberapa tanaman yang biasanya ditanam di dekat teralis:
- Honeysuckle
- Mawar merambat
- Bunga markisa
- Kemuliaan pagi ( Ipomoea purpurea )
- Melati bintang ( Jasminum spp.)
- Clematis
- Anggur
- Kacang panjang ( Phaeolus vulgaris )
- Kacang panjang merah ( Phaseolus coccineus )
- Kacang polong ( Pisum sativum )
- Mentimun ( Cucumis sativus )
- Labu
- Wisteria
- Apel (espalier)
- Pohon plum (espalier)
- Pohon persik (espalier)
- Aprikot (espalier)
Galeri desain teralis
- Teralis dengan bedengan taman yang ditinggikan
- Jalan setapak berbingkai teralis sebagai fitur arsitektur.
- Teralis taman kawat yang digunakan pada bedengan taman yang ditinggikan
- Teralis di dinding dengan tanaman honeysuckle yang merambat
| Penulis | |
|---|---|
| Lisensi | CC-BY-SA-3.0 |
| Sebutkan sebagai | Felicity Tepper (2016–2026). "Teralis" . Appropedia . Diakses 11 Juli 2026 . |