Fixed dome digester/in
Digester kubah tetap merupakan salah satu generator biogas fermentasi basah yang paling terkenal di dunia. Generator sederhana yang biasanya berada di bawah tanah ini berasal dari Tiongkok sekitar tahun 1936. [ 1 ]
Karena kesederhanaannya dan penggunaan bahan-bahan yang mudah didapat baik sebagai bahan bakar maupun dalam konstruksi, digester kubah tetap semakin populer di seluruh dunia. Struktur khas digester kubah tetap terdiri dari palung masuk, reservoir fermentasi bawah dengan kubah pengumpul yang kaku dan tidak dapat digerakkan sebagai penutupnya, dan beberapa jenis katup pelepas luapan. Terdapat beberapa jenis digester kubah tetap, tetapi yang paling populer adalah desain Tiongkok, yang biasanya dibangun dari batu bata dan mortar atau semen yang kedap gas.
Desain sederhana digester kubah tetap dan tidak adanya bagian yang bergerak berarti bahwa jika dibangun dengan baik, struktur tersebut akan bertahan selama bertahun-tahun. Namun, desain ini pada dasarnya tidak dapat diakses karena konstruksinya (biasanya) di bawah tanah, dan tidak adanya bagian yang bergerak berarti bahwa akses ke bagian dalam digester (misalnya untuk tujuan pembersihan dan pemeliharaan) sangat sulit. Karena gas metana di dalam ruang pengumpul hanya didorong keluar oleh tekanan metana lain, tekanan gas yang keluar dari pengumpul mengalami fluktuasi besar, sehingga tidak cocok untuk digunakan untuk memasak, atau aplikasi lain yang membutuhkan aliran gas yang stabil, tanpa perangkat pengatur tambahan. [ 2 ]
Keuntungan
- Kokoh dan memungkinkan untuk dibangun dari bahan-bahan murah dan terjangkau.
- Tidak mencolok - biasanya terkubur.
- Terisolasi dengan baik. Desain bawah tanah yang dikombinasikan dengan bahan bangunan yang umumnya berpori memungkinkan biodigester untuk tetap berada pada suhu produktif dalam waktu yang lebih lama.
Kekurangan
- Dibutuhkan tukang batu terampil untuk membangun kubah pengumpul gas yang dapat digunakan.
- Seluruh struktur harus kedap udara agar metana yang terkumpul tidak keluar.
- Konstruksi bawah tanah biasanya membatasi aksesibilitas dan perbaikan.
- Jika dingin dan tidak dipanaskan dari dalam, desain berinsulasi akan meningkatkan waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan metana setiap hari.
- Saluran keluar gas mengalami fluktuasi tekanan yang besar.
- Kebocoran gas menjadi sering terjadi seiring bertambahnya usia bangunan.
Perbandingan dengan jenis digester lainnya
- Keluaran gas serupa
- Konsistensi tekanan yang lebih buruk
- Lebih mudah dirawat (tidak korosi)
- Jauh lebih sulit untuk mengukur jumlah gas yang tersedia untuk digunakan.
- Biasanya lebih murah
- Lebih terisolasi, tersedia pilihan pemanas internal.
- Harapan hidup yang lebih tinggi
vs. Pencerna Tabung Polietilen
- Kurang fleksibel (lebih sulit untuk menyesuaikan struktur agar dapat digunakan lebih sering)
- Lebih mahal, bahan-bahan lebih sulit didapatkan.
- Saluran keluar gas bertekanan lebih tinggi
- Harapan hidup yang lebih tinggi
- Kurang mencolok
- Jauh lebih rumit, kurang cocok untuk operasi eksperimental/uji coba.
- Lebih sulit perawatannya tetapi lebih tahan lama.
Jenis-jenis Digester Kubah Tetap
- Kubah tetap Tiongkok : Yang asli. Sekitar lima juta kubah telah dibangun di Tiongkok sejak tahun 1930-an.
- Model Janata (usang): Sebuah digester kubah tetap buatan India. Produksinya dihentikan karena metodologi konstruksi yang cacat yang secara konsisten menyebabkan retakan pada kubah penahan gas dan kebocoran selanjutnya.
- Model Deenbanhdu : Penerus model Janata, menyederhanakan bentuk silo dari ruang fermentasi/pengumpul gas kubah tetap Cina menjadi kubah setengah bola.
- CAMARTEC : Desain paling sederhana dari digester kubah tetap. Ruang fermentasi/pengumpul gas berbentuk setengah bola dengan dasar yang kaku. [ 3 ]
Catatan dan referensi
Lihat juga
| Penulis | |
|---|---|
| Lisensi | CC-BY-SA-3.0 |
| Sebutkan sebagai | Dki4 (2012–2025). "Digester kubah tetap" . Appropedia . Diakses pada 30 April 2026 . |