Growing potatoes in plastic containers/id


Kentang ( Solanum tuberosum ) dapat ditanam di berbagai tempat, namun untuk kemudahan akses dan perawatan, menanamnya dalam wadah merupakan cara yang berguna untuk memeliharanya. Cocok untuk orang yang memiliki lahan taman terbatas, orang lanjut usia, atau mereka yang kesulitan menggali.
Isi
Benih kentang
Selain wadah yang sesuai, Anda juga membutuhkan bibit kentang. Bibit kentang harus memiliki mata di dalamnya, siap bertunas (kentang chit). Susun dalam wadah, misalnya kotak telur, dengan mata menghadap ke atas. [1] Simpan di tempat dengan pencahayaan dan ventilasi yang baik, seperti ambang jendela yang sejuk. Biarkan sampai bertunas, antara 4 dan 6 minggu. Setelah bertunas, benih kentang siap ditanam.
Disarankan agar Anda membeli atau mengambil bibit kentang daripada menggunakan sisa dari pendingin sayuran, karena Anda dapat yakin bahwa kentang tersebut bebas virus. Bibit kentang dapat dipilih dari awal, awal utama dan utama. Anda harus memilih jenis sesuai dengan kebutuhan Anda.
Memilih wadah
Wadah plastik besar atau bak penyimpanan plastik fleksibel merupakan wadah tanam yang ideal. Lebih baik lagi jika wadahnya memiliki pegangan, karena memudahkan untuk memindahkan wadahnya. Wadah plastik lainnya termasuk tong plastik, tempat sampah, [1] wadah anyaman polipropilen, atau kantong plastik besar. Bahkan ember plastik besar pun bisa digunakan dengan baik, untuk satu atau sepasang kentang.
Jika menanam beberapa tanaman kentang sekaligus, ukuran wadahnya harus sekitar 45 hingga 75 liter (12 hingga 20 galon). Untuk satu atau sepasang tanaman kentang, wadah atau tas yang lebih kecil bisa digunakan.
Wadahnya harus kuat dan mampu menampung lubang drainase. Siapkan wadah dengan mengebor beberapa lubang di bagian bawah untuk memungkinkan drainase. Gunakan benda kecil seperti bor atau alat runcing untuk membuat lubang; lubangnya harus kecil, untuk mencegah tanah jatuh. Lingkaran lubang boleh saja dibuat di sekitar tepi dasar wadah.
Menanam kentang dalam wadah plastik
Pilih campuran tanah yang cocok untuk wadah. Itu harus mengandung kompos yang sudah lapuk dan juga tanah. Kotoran yang sudah busuk adalah alternatif lain.
Tuang sepertiga tanah ke dalam wadah.
Tempatkan bibit kentang ke dalam wadah, di atasnya sudah ditambahkan tanah. Jaraknya dari sisi wadah, sekitar 7,5 cm (3 inci). Jaga jarak yang baik antara setiap benih kentang.
Tambahkan tanah secukupnya untuk menutupi kentang. Tidak perlu menambahkan lebih banyak pada tahap ini, karena Anda akan "membumi" saat kentang tumbuh.
Saat kentang tumbuh, terus tambahkan lebih banyak tanah saat tunas muncul dari dalam tanah. Hal ini mendorong munculnya banyak umbi di sepanjang batang, sehingga meningkatkan hasil. Ini juga mencegah umbi menjadi beracun. [1] Selalu tinggalkan daunnya di luar tanah. Selesaikan penambahan tanah sekitar 5 cm (2 inci) dari atas wadah.
Merawat kentang bak mandi
Siram dengan banyak dan teratur tanpa menyiram secara berlebihan. Pasokan air harus dapat diandalkan untuk mendapatkan panen yang baik. [1] Simpan di tempat yang cerah dan hangat. Tidak apa-apa untuk memindahkan wadah jika diperlukan.
Memanen kentang
Biarkan kentang berbunga. Tahap ini menambah warna dan keindahan pada koleksi taman kontainer Anda. Kentang siap dipanen ketika dedaunan sudah mati.
Anda bisa memanen sebagian atau seluruh kentang. Jika memanen semuanya sekaligus, keluarkan dari wadahnya. Jika yang dipanen hanya sedikit, gali apa yang dibutuhkan dan biarkan sisanya untuk digali nanti saat diperlukan.
Untuk menanam kembali kentang di dalam wadah, buang tanahnya dan bersihkan wadah dengan air sabun panas. Tambahkan tanah yang benar-benar baru ke dalam wadah. Ini akan menjaga wadah dan tanah bebas virus untuk panen kentang berikutnya.
Kiat
- Karung goni (goni) dapat digunakan sebagai pengganti wadah atau tas plastik. [1]
Sumber dan kutipan
- ^Lompat ke:1.0 1.1 1.2 1.3 1.4 Royal Horticultural Society, (2013) Menanam Buah & Sayuran dalam Pot
- Royal Horticultural Society, (2013) Menanam Buah & Sayuran dalam Pot , ISBN 978-1-4095-2338-9