Sensible and latent heat/id

Untuk suatu zat, grafik kalor sensibel/laten memetakan energi zat tersebut dalam rentang suhu tertentu. Dengan kata lain, grafik tersebut menggambarkan hubungan antara suhu dan energi internal suatu zat.
Pada grafik di sebelah kanan, sejumlah energi ditambahkan ke es. Suhu es naik (berada dalam kisaran suhu yang dapat dirasakan) hingga mencapai 32°F, di mana pada titik ini suhu zat tersebut tidak berubah (sekarang berada dalam kisaran suhu laten). Setelah semua es mencair dan zat tersebut sepenuhnya menjadi air, suhu mulai naik lagi dan kita kembali berada dalam kisaran suhu yang dapat dirasakan. Setelah air mulai menguap, suhu berhenti naik dan kita kembali berada dalam kisaran suhu laten. Suhu tidak naik sampai semua air menguap, di mana pada titik ini uap terus menjadi lebih panas karena lebih banyak energi ditambahkan.
Sebagai contoh, berapa banyak energi yang dibutuhkan untuk menurunkan suhu 500 mL air bersuhu 20 derajat Celsius menjadi 0 derajat Celsius?
- Kapasitas panas air adalah 1 kalori/gram derajat C. Gunakan rumus Q=mc∆T.
- Jadi, Q = 500 mL * 1 gram/mL * 1 kalori/gram derajat C *(0 C- 20 C)
- Jadi Q adalah -10.000 kalori, yang merupakan energi yang dibutuhkan untuk mendinginkan air hingga 0 C.
Panas sensibel
Kalor sensibel secara sederhana adalah energi panas yang dapat Anda rasakan. Ini adalah panas yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu suatu zat. Ketika lebih banyak energi ditambahkan ke suatu zat dan suhu zat tersebut meningkat, ini adalah kalor sensibel. Kalor sensibel dapat dipahami melalui persamaan:
Q = mc∆T
Di mana:
- Q adalah panas sensibel
- m adalah massa zat tersebut
- c adalah kapasitas panas spesifik zat tersebut (ini dapat dicari di tabel).
- ∆T adalah perubahan suhu pada zat tersebut.
Kapasitas panas adalah jumlah energi yang dibutuhkan untuk mengubah suhu suatu zat sebesar satu satuan. Kalor spesifik dapat ditemukan sebagai: kapasitas panas/massa satuan. Satuan kalor yang umum digunakan meliputi Btu (British Thermal Units), yang didefinisikan sebagai kemampuan untuk menaikkan suhu satu pon air sebesar 1 derajat Fahrenheit, dan kalori (kal), yang dapat menaikkan suhu 1 gram air sebesar 1 derajat Celcius.
Panas Laten
Kalor laten (atau tersembunyi) adalah energi yang diserap oleh suatu sistem tanpa mengubah suhu sistem tersebut. Jenis kalor ini umumnya ditemukan pada perubahan fase. Misalnya, saat mencairkan es, suhu es tidak melebihi 32°F hingga es benar-benar mencair. Demikian pula, saat air direbus, suhu air tidak melebihi 212°F hingga seluruh air mendidih (pada STP).
Kalor peleburan suatu zat adalah energi yang dibutuhkan untuk melelehkan zat tersebut sepenuhnya. Kalor penguapan adalah energi yang dibutuhkan untuk menguapkan suatu zat sepenuhnya.
| Penulis | |
|---|---|
| Lisensi | CC-BY-SA-3.0 |
| Sebutkan sebagai | Dkucera (2013–2025). "Panas sensibel dan laten" . Appropedia . Diakses pada 12 Agustus 2026 . |