Energi potensial dalam arti tertentu adalah sistem penyimpanan energi. Misalnya ketika sebuah bola diangkat ke atas tanah, maka energi potensial bola tersebut akan bertambah ketika bola diangkat lebih tinggi. Jika bola dilepaskan energi potensialnya berubah menjadi energi kinetik . Jadi usaha yang dilakukan pada bola akan menambah energi potensial bola dan ketika bola dilepaskan maka usaha tersebut akan berpindah menjadi energi kinetik dan usaha yang dilakukan di tanah oleh bola pada saat jatuh dan menyentuh tanah.


WC=kamuSaya-kamuF=-(kamuF-kamuSaya)=-Δkamu{\displaystyle Wc=Ui-Uf=-(Uf-Ui)=-\Delta U}{\displaystyle Wc=Ui-Uf=-(Uf-Ui)=-\Delta U}

Di mana
  • W c = Kerja Konservatif
  • U i = Energi Potensial awal
  • U f = Energi Potensial Akhir
  • -ΔU = Perubahan Energi Potensial


Saat menerapkan energi potensial dengan gaya gravitasi di Bumi, persamaan standar dapat digunakan untuk menyatakan energi potensial total suatu sistem.


kamu=MGH{\gaya tampilan U=mgh}{\gaya tampilan U=mgh}

Di mana
  • U= Energi Potensial
  • m= massa
  • g= gaya gravitasi (9,81 m/s 2
  • h = perbedaan ketinggian


Saat menerapkan energi Potensial ke pegas, pegas menyimpan energi saat dikompresi. Ketika pegas dilepaskan, energi potensial diubah menjadi energi kinetik. Ketika pegas berada pada kesetimbangan, energi potensialnya adalah 0


kamu=1/2kX2{\displaystyle U=1/2{kx}^{2}}{\displaystyle U=1/2{kx}^{2}}

Di mana
  • U = Energi potensial pada sistem pegas
  • k = konstanta pegas
  • x = jarak kompresi pegas hingga tidak seimbang
Cookies help us deliver our services. By using our services, you agree to our use of cookies.